Sempat heboh tahun kemarin, Arya Permana bocah dari Karawang, Jawa Barat, yang kala itu masih berusia 10 tahun begitu menyita perhatian kita.

Betapa tidak, ia yang saat itu duduk di kelas 4 SD memiliki berat badan yang fantastis, mencapai 192 kg.
Dan karena bobotnya langsung viral dan ramai dibicarakan. Banyak yang simpati pada bocah satu ini.
Pemerintah daerah tempat Arya tinggal sendiri di Kabupaten Karawang memberikan bantuan perawatan dan d!et serta transportasi gratis melalui RS Hasan Sadikin, Bandung.
Selama 8 bulan dirawat dan melakukan d!et ketat dengan pengawasan tim dokter RS Hasan Sadikin, Bandung, Arya bisa menurunkan 8 kg berat badannya.
Barulah pada Maret lalu, Arya diperkenalkan pada tim dokter Rumah Sakit Omni, Alam Sutra, Tangerang yang menawarkan prosedur 0perasi bariatrik secara gratis.
Setelah 2 minggu melakukan 0perasi bariatrik tepatnya pada 17 April 2017 lalu, Arya sukses menurunkan berat badannya hingga 17 kg.
“Waktu Arya di0perasi saya deg-deg an, takut sih. Pas udah keluar, Arya sudah sadar dan bisa bicara, lega,” tutur Rohayah, ibu dari Arya.
0perasi bariatrik sendiri adalah prosedur yang dilakukan untuk mengecilkan ukuran lambung sehingga menyisakan 1/3 ukuran aslinya.
Dengan mengecilkan kapasitas lambung, maka akan membatasi asupan makanan.
Artinya, selain lebih cepat kenyang, cara ini juga membuat rasa lapar datang lebih lama.
Dr. Handy Wing, SpB., FBMS., FINACS., FICS, selaku dokter bedah yang menangani Arya menjelaskan bahwa metode bedah bariatrik ini dilakukan dengan teknik lapar0sk0pi atau minimal invansif.
“Teknik lapar0sk0pi dilakukan dengan membuat lubang sayatan kecil berukuran 1 cm sebanyak 3 hingga 4 buah,” jelas Dr. Handy.
0perasi bariatrik ini secara efektif dapat menurunkan berat badan dan terhindar dari efek yo-yo atau berat badan yang naik-turun tak stabil.
Ade Sumantri, ayah Arya menceritakan, sebenarnya Arya sendiri lahir dengan kondisi berat badan yang normal.
“Namun menginjak usia 5 tahun ke atas, Arya mengalami kenaikan berat badan dan yang paling menonjol adalah di usia 9 hingga 10 tahun kenaikan berat badannya mencapai 72 kg dalam kurun waktu 1 tahun,” jelas Ade ketika ditemui NOVA.id di RS Omni, Alam Sutera, Tangerang, Selasa (2/5/2017).
0perasi bariatrik pada Arya pun efektif menurunkan berat badannya hanya dalam 3 minggu saja.
“Lehernya sekarang kelihatan. Lehernya kalau dulu kayak kura-kura, kalau sekarang sudah kayak angsa,” ungkap Ade.
Sementara itu, menurut Dr. Marlyn C. Malonda, Sp.A., 0besitasbisa mengganggu tumbuh kembang anak.
“0besitas memberikan dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak, terutama dalam aspek 0rganik dan psik0s0sial. 0besitas pada anak berisiko tinggi menjadi 0besitas pada masa dewasa,” jelas Dr. Marlyn.
Kini satu tahun setelah terkenal, ternyata Arya latihan bareng Ade Rai.
Setelah berhasil mencapai berat badan hingga 143 kg akhir Agustus lalu, kini Arya sukses menurunkan kembali berat badannya sekarang 132 kg.
Informasi ini diketahui lewat unggahan pelatih kebugaran Ade Rai. Ia mengunggah enam foto Arya Permana yang memperlihatkan perubahan bentuk tubuhnya yang makin kurus.
Sembari menyelipkan pesan motivasi, Ade Rai memulai dengan kata-kata bijak. “Sehat bukan yg utama, namun tanpa sehat yg utama tdk bisa diraih.. sehat bukan tujuan, sehat adalah syarat.”
Pria berambut gondrong ini juga mengungkapkan rasa salutnya pada Arya Permana yang sukses menurunkan berat badannya secara perlahan.
“… salut buat arya yg pelan2 turun berat badannya dan meningkat kesehatannya karena dukungan ayah ibu, keluarga, teman2, dokter, lingkungan, dan tentunya usaha dan niat utk kurus dari arya sendiri..,” ujar Ade.