Baru saja People’s Hospital of Wuhan University, Tiongkok, dikejutkan dengan datangnya pasien yang baru saja berusia 5 tahun tapi terlihat sudah tua dengan kulitnya yang keriput. Dokter terkejut ketika memeriksa mulutnya.
Umumnya anak berusia 5 tahun memiliki 20 gigi, tapi bocah ini nyaris tidak memiliki gigi.
Kalau pun, itu juga dalam keadaan rusak parah. Di mulutnya hanya tersisa 8 akar gigi, 6 akar lepas, dan sisanya rusak.
Bocah ini terlihat seperti kakek usia 90 tahun! Dokter setempat dibuat tercengang melihatnya.
menurut cerita kakek-neneknya, si bocah suka minum coke sejak usia 2 tahun, karena kakek-nenek sangat menyayanginya, jadi selalu menuruti keinginan cucunya.
Sejak itu, mereka pun membelikan coke untuknya, hampir setiap hari ia harus minum sekitar 3 botol atau lebih.
Bahkan ia menjadikan coke sebagai sup minuman hariannya, akibatnya sekarang ia tidak bisa mengunyah makanan.
Bicaranya juga tidak jelas dengan pelafalan seperti kakek-kakek.
Bagi mereka yang suka minum coke tahu bahwa coke mengandung karamel, gula yang akan mengkorosi dan menstimulasi gigi di dalam mulut karena asam, dan menyebabkan karies gigi.
Zat asam dalam coke memiliki efek korosif pada enamel, minum jangka panjang akan membuat lapisan pelindung pada permukaan gigi semakin tipis.
Minuman berkarbonasi mengandung banyak gula, dapat menyebabkan karies gigi, yang membentuk gigi coke seperti yang kita kenal sehari-hari.
Karena itulah anak laki-laki berusia 5 tahun ini tidak memiliki gigi, dan sulit untuk berbicara.
Minuman bersoda tidak baik bagi kesehatan anak-anak.
Dampak minum coke secara terus menerus dalam jangka panjang, akan merusak gigi.
Jika sering minum cola dan tidak menyikat gigi, maka akan cepat menyebabkan gigi berlubang.
Kemudian, bisa juga menyebabkan kegemukan dan anemia, gangguan pencernaan, osteoporosis, merusak otak anak-anak dan sebagainya.Dihimbau kepada para orang tua, jangan biarkan anak-anak anda terlalu sering dan banyak minum minuman bersoda bila tak ingin mengalami kejadian seperti di atas.