Ada Lubang Besar di Lantai Masjid Ditutupi Sajadah, Saat Dibuka Isinya Bikin Bulu Kuduk Merinding
TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH
Lubang di lantai Masjid 
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Andri Hamdillah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Letak masjid di sebuah perkampungan padat penduduk bukanlah sesuatu hal yang baru.
Sebagai tempat untuk beribadah masjid bisa ditemui hampir disemua tempat di kawasan Kota Palembang, Rabu (16/8/2017).
Seperti Masjid Darussalam, terletak di Jalan Tombak Kecamatan Kemuning Palembang.
Masjid Darussalam
Masjid Darussalam (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Namun ada sesuatu yang berbeda di dalamnya.
Bila memasuki ke dalam ruangan masjid, ketika menginjakan kaki di karpet sajadah shaf ketiga dari depan sebelah kiri, ternyata terdapat lantai yang dilapisi kayu.
Saat dibuka papan tersebut ternyata menutupi sebuah lubang.
Lebarnya sekitar setengah meter dengan kedalaman sebatas lutut orang dewasa.
Lantai Masjid Darussalam
Lantai Masjid Darussalam (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Didalam kayu berbentuk kotak itu terdapat pemandangan yang sangat tak terduga.
Home » 

Palembang

Mereka Terus Berjuang

Ada Lubang Besar di Lantai Masjid Ditutupi Sajadah, Saat Dibuka Isinya Bikin Bulu Kuduk Merinding

Ada Lubang Besar di Lantai Masjid Ditutupi Sajadah, Saat Dibuka Isinya Bikin Bulu Kuduk Merinding
TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH
Lubang di lantai Masjid 
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Andri Hamdillah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Letak masjid di sebuah perkampungan padat penduduk bukanlah sesuatu hal yang baru.
Sebagai tempat untuk beribadah masjid bisa ditemui hampir disemua tempat di kawasan Kota Palembang, Rabu (16/8/2017).
Seperti Masjid Darussalam, terletak di Jalan Tombak Kecamatan Kemuning Palembang.
Masjid yang dipenuhi kaligrafi lafaz Allah SWT dan berhias lantai keramik berwarna putih bersih, tampak seperti masjid biasa pada umumnya.
Masjid Darussalam
Masjid Darussalam (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Namun ada sesuatu yang berbeda di dalamnya.
Bila memasuki ke dalam ruangan masjid, ketika menginjakan kaki di karpet sajadah shaf ketiga dari depan sebelah kiri, ternyata terdapat lantai yang dilapisi kayu.
Saat dibuka papan tersebut ternyata menutupi sebuah lubang.
Lebarnya sekitar setengah meter dengan kedalaman sebatas lutut orang dewasa.
Lantai Masjid Darussalam
Lantai Masjid Darussalam (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Didalam kayu berbentuk kotak itu terdapat pemandangan yang sangat tak terduga.
Sebuah telapak kaki besar berukuran 2 kali lipat kaki orang dewasa.
Telapak kaki itu tepat berada di dasar lantai di dalam kotak kayu tersebut.
Lubang di lantai masjid
Lubang di lantai masjid (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Warga setempat percaya bahwa telapak kaki itu bukan telapak manusia, melainkan bekas telapak kaki jin.
"Telapak kaki itu sudah ada semenjak saya kecil, sampai sekarang telapak itu tetap ada", jelas warga setempat Rahmat.
Sebelumnya pada tahun 1960 masjid tersebut masih berupa mushallah atau langgar.
Lantai dan dindingnya terbuat dari bahan kayu biasa.
Barulah setelah beberapa tahun kemudian ada renovasi, langgar yang semula berbahan kayu kini berganti menjadi batako yang kokoh.
Fenomena muncul ketika lantai masjid akan disemen
Seketika saat semen lantai telah mengeras muncul cap telapak kaki besar.
Besarnya cap telapak kaki tersebut jauh melebihi telapak kaki manusia normal.
Merasa terganggu dengan telapak kaki tersebut akhirnya warga sekitar mencoba untuk menghilangkannya dengan cara menyemen ulang lantai tersebut.
Tetapi tetap saja setelah semen mengeras telapak kaki itu tidak menghilang.
"Warga sudah tiga kali mencoba untuk menyemen ulang cap telapak kaki tersebut, tetap hasilnya sama telapak kaki itu tidaklah menghilang", terangnya.
Jejak Telapak Kaki di Lantai Masjid
Jejak Telapak Kaki di Lantai Masjid (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Merasa ada sesuatu yang janggal warga akhirnya sepakat untuk membiarkan telapak kaki tersebut tetap menghiasi ruangan masjid.
Saat ini keberadaan telapak kaki misterius tersebut masih ada di dalam Masjid Darussalam.
Warga tidak mencoba untuk menghilangkannya, cap telapak kaki hanya ditutupi dengan karpet sajadah.
Lantai Masjid
Lantai Masjid (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)