Laporan Wartawan TribunnewsBogor. com, Ardhi Sanjaya 

TRIBUNNEWSBOGOR. COM -- Dokter temukan puluhan binatang ini didalam kuping seorang bocah. 

Awlanya, bocah ini hanya merasa gatal pada kupingnya. 

Sampai lalu dia merasakan sakit yang tidak dapat tertahankan. 

Lalu orang tuanya membawa ke rumah sakit, sampai akhirnya dokter terkejut menemukan ini di dalam telinga bocah itu. 

Dlansir dari Mirror. co. uk, nama bocah itu adalah Radhika Mandloi. 

Dia berasal dari satu desa kecil di Dhar, Madhya Pradesh, India tengah. 

Selama beberapa hari sebelumnya, anak berusia empat th. itu terus mengeluhkan gatal dan sakit pada kupingnya. 

Dia selalu menangis pada orang tuanya. 

Khawatir terjadi sesuatu, orang tua bocah itu juga membawanya ke Rumah Sakit MY di Indore pada 8 Oktober. 

Dr Raj Kumar Mundra yang mengatasi bocah itu lalu menemukan seekor serangga didalam kuping anak itu. 

Serangga itu umum disebut Genus Chrysomya.

Binatang itu sudah meletakkan 80 telur didalam telinga anak kecil itu. 

Mirror. co. uk

 " Terang saya begitu terkejut lihat begitu banyak telur, belum lagi bau busuk serta kondisi yang begitu tidak higienis, sementara telinga serta hidung yaitu sisi paling rawan, " tuturnya. 

Menurut dia, sebelumnya memang ada kasus sama seperti ini, tetapi tidak ada yang sebanyak itu. 

 " Cacing itu bisa menyebabkan kerusakan kronis pada tulang telinga, makanya dalam pengobatan kami kerjakan sangat hati-hati, " tutur dokter. 

Hingga saat ini Radhika masihlah dirawat di rumah sakit. 

Dokter masihlah selalu memastikan tidak ada telur yang masuk ke dalam otaknya. 

Bila ada yang masuk, tidak usah menanti sampai berhari-hari, anak itu bisa saja tewas. 

Mirror. co. uk 

 " Untungnya cacing tidak masuk kedalam otak, namun bila tidak diobati selama seminggu lagi cacing dapat masuk ke otak dan dapat mengancam nyawa, " katanya. 

Menurut Dr Mundra, infeksi pada telinga tidak bisa dikira ringan.

 " Setiap debet cairan di telinga tidak bisa diabaikan karena dapat menarik larva dan mereproduksi secara cepat, " katanya. 

Gadis Cantik Mengeluh Sakit di Telinganya, Dokter Terperanjat Temukan Ribuan Binatang Ini 

Ada berbagai cerita mengerikan mengenai orang yang temukan hal-hal aneh didalam tubuh mereka. 

Beberapa tidak mengerti kalau peluru masih ada didalam badan mereka, sesaat seorang pria memiliki satu tanaman yang tumbuh di paru-parunya. 

Tetapi, yang satu ini mungkin hanya menjadi penemuan paling menjijikan. 

Dikutip dari laman Wittyfeed, kejadian ini dihadapi oleh seorang gadis cantik berumur 12 tahun. 

Gadis itu bernama Shreya Darji serta tinggal di Deesa, Gujarat, India. 

Gadis ini tidak pernah menyangkan sebelumnya, kalau ada serangga yang bersarang di kepalanya, bahkan jumlahnya begitu banyak. 

Awalnya, ia berpikir kalau ia hanya alami iritasi telinga ringan. 

Akhirnya karena keluhan yang ia rasakan di telinganya itu, ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter. 

Tetapi, dokter terkejut saat sarang semut ditemukan di kepalanya. 

Secara spesial, semut-semut itu berkembang biak didalam saluran telinga gadis itu.


Nyaris setiap hari temukan ada saja semut yang keluar dari telinganya. 

Setelah tahu ada sarang semut di kepalanya, akhirnya dokter mengeluarkan semua. 

Dia mencatat kalau iritasi mulai jalan kembali pada Agustus 2015. 

Beberapa scan sudah dilakukan untuk memeriksa kondisinya. 

Menurut Dr. Jawahar Talsania, semuanya scan yang termasuk MRI dan CT scan mengungkapkan kalau dia benar-benar normal. 

Dia tidak terasa sakit dari semut di telinganya. 

Bahkan, gigitan tidak menyakitinya dan gendang telinga belum kronis dirugikan. 

Dokter tidak bisa mengidentifikasi penyebab kutu aneh ini. 

keluarga Shreya Darji ini hidup kehidupan umum dan mereka ada di lingkungan yang relatif sehat. 

Untungnya, dokter belum menemukan ratu semut di telinganya. 

Dr Jawahar Talsania mencoba untuk membunuh semut melalui tetes, tapi semut tak berhenti berkembang biak sama sekali. 

Ayahnya berharap kalau semua sesuatu akan kembali ke normal. 

Untungnya, dokter sudah berhasil menghapus lebih dari seribu semut dari kepalanya. 


Penulis : Ardhi Sanjaya 
Editor : Ardhi Sanjaya 
Sumber : TribunnewsBogor. com